Kisah Haru Paskibraka Bolsel Fauzan Kadullah, Berterima Kasih Kepada Ayah Lewat Doa

MEDIATOTABUAN, BOLSEL – Fauzan Kadullah berterima kasih atas rasa bangganya kepada sang ayah, namun tak bisa lewat pelukan tapi hanya dengan doa.

Ada 33 Paskibraka Bolsel yang diapit kedua orang tua sesaat usai bertugas di HUT RI Ke 79. Bahagia bercampur bangga karena sukses mengibarkan duplikat bendera pusaka.

Mereka ceria mengabadikan suasana, karena mampu melewati hal sakral yang hanya dilakukan Bangsa ini tiap 17 Agustus sejak 1945.

Begitupun kedua orang tua, keterpilihan anak mereka adalah bahagia tersendiri, itu juga modal pribadi kesuksesan nanti.

Namun, ditengah kemeriahan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di lapangan alun-alun Molibagu, ada kisah penuh haru yang menyentuh hati.

Fauzan Kadullah, seorang remaja berusia 15 tahun dari Madrasah Aliyah Al-Hidayah Duminanga, tampil sebagai salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Baca Juga: 33 Paskibraka Dikukuhkan, Iskandar Kamaru Terharu dan Katakan Ini

Dengan penuh kebanggaan, ia mewakili sekolahnya dan Kecamatan Helumo diacara yang istimewa ini.

Fauzan adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Walau usianya masih muda, perjalanan hidupnya telah mengajarkan banyak hal tentang keteguhan dan harapan.

Saat ini, ia duduk di bangku kelas 2 Madrasah Aliyah Al-Hidayah Duminanga. Neneknya, Nene Fauzan, mengungkapkan betapa terkejut dan bahagianya dia melihat cucunya lolos menjadi anggota Paskibraka.

“Kami tidak pernah menyangka Fauzan bisa mencapai tahap ini. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami semua,” ujarnya dengan mata yang berkilau penuh rasa bangga, Sabtu (17/8/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Fauzan, yang akrab disapa Oji, menyampaikan bahwa semua yang ia raih adalah hasil dari kerja kerasnya dan doa dari orang-orang terkasih.

Comment