Ia mengatakan bahwa Gubernur merespon cepat keluhan tersebut dan langsung meminta agar pemerintah provinsi menindaklanjuti.
“Gubernur sangat merespon. Bahkan beliau menyampaikan bahwa pembangunan jembatan permanen akan diperjuangkan hingga ke pemerintah pusat,” ujar Wali Kota Weny Gaib kepada media, Jumat (28/11/2025).
Sebagai langkah cepat, Gubernur YSK memerintahkan agar Pemprov Sulut menyiapkan fasilitas jembatan Bailey untuk dipinjam pakaikan ke Pemkot Kotamobagu.
Solusi sementara itu dianggap penting agar akses warga kembali pulih sambil menunggu pembangunan jembatan paten hasil lobi ke pemerintah pusat.
“Surat resminya pinjam pakai jembatan bailey sudah kami kirimkan ke Pemprov Sulut, dan saya juga sudah menghadap langsung membicarakan soal ini. Alhamdulillah Pak Gubernur langsung merespons,” ucap Wali Kota.
Ia menjelaskan, Pemkot Kotamobagu telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2 hingga Rp3 miliar untuk pembangunan kaki jembatan, sementara struktur jembatan Bailey akan disiapkan oleh pemerintah provinsi.
Menurut Wali Kota, kepedulian Gubernur YSK terhadap kebutuhan membuktikan bahwa pemerintah provinsi memberi perhatian serius terhadap persoalan di daerah.
“Terlebih, akses tersebut menjadi urat nadi ekonomi bagi banyak warga,” kata dr Weny Gaib.
“Pemerintah dan masyarakat Kotamobagu, sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur YSK. Ini bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Dengan adanya jembatan sementara ini, aktivitas petani bisa kembali berjalan,” kata Weny.***






Comment