Ketoprak Mas Arif, Tutup Jam 8 Malam Karena Ikuti Anjuran Pemerintah Dimasa Covid19

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Hampir semua bisnis kuliner terdampak akibat kebijakan PPKM, begitupun Ketoprak Mas Arif di Jalan Veteran Motoboi Kecil Kotamobagu. Meski hanya bisa jualan sampai Pukul 20.00 Wita, jajanan asal Demak Jateng tersebut masih laris, namun penjual menerapkan protokol kesehatan (protkes) Covid-19.

Di pintu masuk kios Mas Arif tersedia tempat cuci tangan dan sebotol sabun cair, disiapkan bagi pelanggan yang ingin menikmati Ketoprak dengan berbagai varian rasa tambahan, diantaranya Ketoprak telur, nugget, sosis, dan lainnya. Lokasi itupun tak sulit ditemui karena berada di jalan utama tak jauh dari simpang empat Motoboi Kecil.

Mas Arif mengatakan turut merasakan dampak dari pandemic Covid-19, apa lagi semenjak dikeuluarkannya kebijakan PPKM di Kotamobagu, ada pembatasan waktu untuk berjualan, tapi karena harus mematuhi protkes Covid-19, pihaknyapun harus rela tutup lebih cepat, demi mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Corona.

“Stok jualan yang diukur karena hanya bisa jualan sampai jam delapan malam dibuka dari sekitar pukul tiga sore. Kan masih Corona, jadi kita ikuti saja anjuran pemerintah,” kata Mas Arif sapaan akrab para pelanggannya, Kamis (29/7).

Iapun mengikuti anjuran pemerintah terkait penyiapan sarana cuci tangan disetiap warung makan, minimal tempat cuci tangan dengan air berjalan dan sabun. Mas Arif menyiapkan tong kecil berisi air dengan dipasangi keran dan adapula sabun untuk cuci tangan.

“Tempat cuci tangan dan sabun selalu siap, namanya juga tempat makan tetap akan disiapkan, terlebih saat ini dimasa pandemi para pelanggan juga mencari tempat untuk cuci tangan,” kata Mas Arif dari balik masker putih yang menutupi mulut dan hidungnya.

Pria berkamata ini mengatakan bagi pelanggan yang enggan keluar rumah, bisa memesan Ketoprak melalui jasa ojek online (Ojol).

“Kami melayani pelanggan di rumah lewat Ojol, ini juga menghindari ada kontak langsung,” kata Mas Arif, yang mengaku menerapkan Protkes 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), kepada anggota keluarganya.

Salah satu pelanggan tetap Mas Arif, Vita Potabuga warga Kelurahan Mongkonai mengatakan akhir-akhir ini setelah merebak Covid-19 dengan varian Delta, pihaknya lebih banyak diam di rumah. Tapi bila ingin mencicipi Ketoprak Mas Arif, ia memesan lewat Ojol.

“Untung saja saat ini gampang untuk membeli makanan, kebetulan kami sudah ada langganan Ojol bila butuh keperluan dari luar,” kata perempuan dua anak ini.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment