Banyak Bertugas di Lapangan, Staf DLH Bersyukur Sudah Divaksin  dan Tetap Patuhi 3M

mediatotabuan.co, Bolmong – Setelah divaksin Adi Golonggom merasa lebih aman apabila turun ke lapangan melaksanakan tugas, namun protokol kesehatan 3M tak bisa ditinggalkan.

Adi Golonggom staf di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), sering bertugas di lapangan mengunjungi perusahan-perusahan galian atau pertambangan yang beroperasi di wilayah tersebut. Dimasa pandemi Covid-19, Ia beberapa kali meninjau perusahan yang telah memasukan laporan.

“Setiap enam bulan sekali (semester) perusahan akan memasukan laporan, jadi kami akan turun memastikan kesesuaian data yang dilaporkan, begitupun bila ada laporan masyarakat kami juga turun,” kata Adi saat diwawancara, usai divaksin Rabu (29/9).

Meskipun dimasa ini, Adi beberapa kali turun meninjau perusahan-perusahan yang berhubungan dengan galian atau pertambangan, juga ada beberapa laporan dari masyarakat yang masuk yang ditindak lanjuti. Hal itu dilakukan karena tugas sehingga dirinya selalu taati prokes Covid-19.

“Masker wajib dipakai, kemudian membawa hand sanitizer takutnya tempat tujuan tidak ada air, dan staf yang turun juga dibatasi jumlahnya, begitupun ketika berada di lokasi perusahan pasti hanya menemui managemen atau masyarakat yang melapor, mengurangi interaksi dengan orang lain,” kata Adi.

Apalagi Ia di bagian pemulihan kerusakan lingkungan, jadi banyak sekali laporan dugaan kerusakan yang masuk yang secepatnya ada penanganan. Dan saat ini Ia merasa bersyukur sebab sudah divaksin, sehingga lebih merasa percaya diri melaksanakan tugas lapangan.

“Walaupun memang kami masih bergantian masuk kantor, karena masih kebijakan pimpinan kerja dari rumah atau kerja di kantor sesuai sift,” katanya.

Ditanya vaksin apa yang disuntikan kepada dirinya, Adi mengatakan vaksin Sinovac dosis pertama dan dilaksanakan oleh Satlantas Polres Kotamobagu. Disinggung apakah ada efek samping yang dirasakan, Adi pun menjawab hanya pegal dibagian yang disuntik, gejala lainnya tidak terlalu dirasakan.

“Beberapa saat setelah disuntik saya merasa lapar,” kata Adi sembari tertawa.

Meskipun telah divaksin, Adi mengatakan tetap akan mengikuti prokes 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, sebab virus Covid-19 masih ada, apagi dia seorang ASN yang arus memberi contoh ke masyarakat terkait perubahan perilaku selama pandemi ini ada.

“Kita harus pahami juga manfaat bagi orang yang sudah divaksin, yaitu bisa mencegah terkena atau mengalami gejala covid-19 berat, kemudian melindungi orang lain, menghentikan penyebaran covid-19 dan membantu generasi selanjutnya, itu yang kita harus diketahui khalayak,” kata mantan aktivis mahasiswa ini.

Ditambahkan, Ia sendiri menerapkan prokes 3M ketat bagi anggota keluarga, bila tidak ada keperluan mendesak sebaiknya di rumah, kalaupun harus ke luar rumah maka pakai masker dan mencuci tangan dengan sabun rutin dilakukan.

“Dan terpenting juga menghindari kerumunan, untung saja sebagai ASN kami masih kerja sift, jadi kadang ke kantor atau kerja dari rumah, bila turun lapangan persediaan alat pelindung diri (APD) harus lengkap,” tutupnya.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment