Serbuan Vaksin di Desa Nonapan II Sukses Digelar dengan Penerapan Protkes Covid-19

mediatotabuan.co, Bolmong – Antusias warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di Desa Nonapan II, Kecamatan Poigar, Jumat (1/10) begitu tinggi. Betapa tidak, 204 orang telah divaksin dari Pukul 09.00 Wita hingga Pukul 16.00 Wita, namun penerapan protokol kesehatan (protkes) 3M tidak diabaikan.

Program Serbuan Vaksin yang disponsori Kodim 1303 Bolmong ini, dikata berhasil karena kehadiran masyarakat begitu tinggi. Tim  petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Poigar, melakukan penyuntikan kepada warga sejak pagi hingga sore harinya.    

Sekretaris Desa Nonapan II, Sahludin Mamonto mengatakan, vaksinasi ini sudah dua kali digelar di desa tersebut, yang sebelumnya juga antusias warga begitu tinggi. Kali ini targetnya untuk vaksin tahap dua dan tahap satu.

“Ada yang sudah divaksin tahap dua, ada juga yang vaksin tahap satu,” kata Sahludin, Jumat (1/10).

Dikatakan, penggagas kegiatan adalah dari TNI dari Kodim 1303 Bolmong. Kali ini tidak hanya warga Desa Nonapan II saja yang hadir, tapi ada juga dari desa-desa tetangga di Kecamatan Poigar, namun peserta vaksin harus mentaati protkes Covid-19, dengan memperhatikan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan atau pakai hand sanitizer dan menjaga jarak.

“Wajib ikuti 3M,agar kita juga tidak melawan protkes, karena vaksin ini tujuannya untuk menambah imunitas tubuh masyarakat (Herd Immunity) terhadap ancaman Covid-19,” kata Sahludin.

Salah satu tokoh agama desa setempat Toni Mokodongan, mengatakan bersyukur karena program vaksinasi ini berjalan dengan baik, dan animo masyarakat begitu tinggi, itu artinya sudah ada kesadaran akan bahaya pendemi Covid-19 yang sedang menghantui kita semua.

“Semoga saja dengan vaksin ini akan tercipta kekebalan komunal, yang dampak positifnya agar masyarakat kembali beraktivitas sosial, keagamaan tanpa dihantui rasa takut,” katanya.

Ia pun berharap, pandemi segera berakhir tapi butuh kesadaran yang tinggi semua lapisan masyarakat agar tetap mengikuti protkes Covid-19, dan mengubah perilaku selama Corona masih mengintai kita. Bila itu dilakukan maka secara massal masyarakat sudah turut membantu memutus mata rantai penyebaran virus dari Wuhan tersebut.

“Harus ada kesadaran secara berjamaah, agar mata rantai penyebaran virus ini bisa dikendalikan atau hilang sama sekali, sehingga kita semua bisa beraktivitas seperti biasa kembali otomatis ekonomi juga akan normal lagi,” kata Toni.

Lain lagi dengan Idal Potabuga warga setempat, bila ia sendiri baru pertama kali ini disuntikan vaksin, sebab pada program vaksin lalu ia tidak diperbolehkan oleh dokter yang memeriksa kesehatan, sebab darahnya tidak normal.

“Syukur karena saya sudah sehat jadi sudah bisa divaksin, kalau sebelumnya sudah siap divaksin tapi setelah pemeriksaan kesehatan saya, tidak diperbolehkan,” akunya.

Salah satu petugas TNI dari Kodim 1303 Bolmong saat ditanya mengatakan target Serbuan Vaksin kali ini adalah 500 orang, tapi dilaksanakan dua kali yakni di Mariri Baru dan Nonapan II. Menurutnya, kesadaran masyarakat dii dua desa yang sudah dilaksanakan programini begitu tinggi.

“Kami bangga karena masyarakat sudah banyak yang menyadari pentingnya vaksin ini, mudah-mudah target pemerintah menuntaskan vaksin massal bisa tercapai, asal protkes Covid-19 jangan juga ditinggalkan,” katanya.

Sementara, Camat Poigar Deddy Mokodongan, berterima kasih kepada TNI, Puskesmas Poigar, Pemerintah Desa Nonapan II dan masyarakat karena telah sukses melaksanakan program Serbuan Vaksin ini. Ia berharap di Kecamatan Poigar, bisa tuntas vaksinasi untuk seluruh masyarakat.

“Kami harapkan program ini bisa menuntaskan vaksinasi untuk seluruh masyarakat di Kecamatan Poigar,” harapya.

Informasi dirangkum, jenis vaksin yang digunakan untuk tahap I dan tahap II di Desa Nonapan II, dalah AstraZeneca. Usai divaksin warga diberikan kartu vaksin dan dua butir obat jenis paracetamol.

 

Penulis:Fahmi Gobel   

      

Comment