MT, KISARAN – Institut Agama Islam Darul Ulum (IAIDU) Asahan menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan ke-XXXV. Acara berlangsung khidmat di Aula Hotel Marina Kisaran, Kamis (23/04/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Pada tahun ini, IAIDU Asahan resmi meluluskan 110 sarjana dari berbagai program studi. Rinciannya, 58 Sarjana Pendidikan Agama Islam (PAI), 15 Sarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 1 Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini, 17 Sarjana Hukum Keluarga Islam (HKI), 8 Sarjana Hukum Ekonomi Syariah (HES), serta 11 Sarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa toga yang dikenakan para wisudawan bukanlah simbol akhir, melainkan tanda kesiapan memikul tanggung jawab yang lebih besar.
“Generasi yang hadir hari ini telah ditempa oleh waktu dan dimatangkan oleh proses. Kami berpesan, bawalah ilmu ini dengan kerendahan hati dan jadilah insan yang tidak hanya dikenang karena keberhasilan, tetapi dihormati karena kebermanfaatannya,” ujar Nilasari.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan, Drs. H. A. Muin Isma Nasution, berharap para lulusan tidak hanya sukses secara duniawi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai agama dan akhlak mulia.
“Kesuksesan sejati diukur dari sejauh mana kita bisa memberi manfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Hadir pula dalam acara tersebut Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag. Ia memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi IAIDU dalam mencetak intelektual muslim di Kabupaten Asahan.
“Kami berharap ilmu yang didapat dapat digunakan untuk kemaslahatan masyarakat dan senantiasa menjaga nama baik almamater,” pesannya.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si, dalam pidatonya memberikan apresiasi atas peran strategis IAIDU dalam mencetak generasi berkualitas. Ia menegaskan komitmen Pemkab Asahan untuk terus mendukung pengembangan institusi ini ke depannya.
“Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung penuh pengembangan IAIDU Asahan, termasuk upayanya untuk menjadi universitas. Kami berharap sinergi ini terus terjalin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita,” ujar Bupati.
Kepada para wisudawan, Bupati berpesan agar menjadi agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
“Gunakan teknologi untuk memperkuat persatuan dan membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Jangan sampai kemajuan teknologi justru menjauhkan kita dari jati diri dan budaya bangsa,” tandasnya.(D-2)






Comment