oleh

Santunan Meninggal Covid-19 Dibatalkan, Ahli Waris Kecewa

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Kementerian Sosial (Kemensos) RI, membatalkan dana santunan bagi ahli waris pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

Hal ini, menyusul adanya surat pemberitahuan bernomor nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021, yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Sunarti, tertanggal 18 Februari 2021, ke Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi se-Indonesia terkait pembatalan dana santunan tersebut.

Dalam surat itu, Kemensos menyampaikan bahwa tahun 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris pada Kemensos.

Padahal, Dinsos Kotamobagu, baru-baru ini, telah mensosialisasikan akan adanya santunan kepada ahli waris pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinsos Kotamobagu, Noval Manoppo, sangat menyayangkan isi surat edaran dari Kemensos ini.

“Padahal sebelumnya, atas surat rekomendasi dan usulan kelengkapan berkas ahli waris korban meninggal akibat Covid-19 dari Provinsi Sulut, telah kami tindaklanjuti melalui pertemuan bersama ahli waris pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Kotamobagu, 18 Februari 2021 kemarin,” kata Noval, Selasa (23/2).

Sebelumnya, Kemensos menerbitkan surat edaran nomor 427 tahun 2020, terkait santunan bagi ahli waris pasien meninggal akibat Covid-19.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa setiap ahli waris yang anggota keluarganya meninggal akibat terinfeksi Covid-19 oleh puskesmas, rumah sakit, atau pun Dinas Kesehatan mendapatkan uang santunan sebesar Rp15 juta per jiwa.

Sementara itu, Isra Lantonge, suami atau ahli waris salah satu pasien meninggal dunia yang dinyatakan Covid-19 oleh RS Kotamobagu, mengungkapkan kekecewaannya mendengar kabar dibatalkannya santunan ini, saat dihubungi mediatotabuan.co.

Bahkan, dirinya bingung dan heran atas kebijakan Kemensos RI ini.

“Saya bingung kebijakan terkesan tidak konsisten dengan rakyat,” herannya.

Isra menuturkan, usai adanya pertemuan dengan Dinsos Kotamobagu, ia langsung mempersiapkan berkas yang dimintakan.

“Berkas sudah 100 persen rampung dan akan di masukan ke Dinas Soisial,” ungkapnya.

(Tim Mt.co)

 

Komentar