by

Polres Minta Satgas Covid-19 Kotamobagu Keluarkan SE Berdasarkan Sebaran Covid-19

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Polres Kotamobagu, minta kepada Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Kotamobagu, untuk menerbitkan Surat Edaran (SE) atau Surat Keputusan (SK) berdasarkan sebaran Covid-19 di Kota Kotamobagu.

Pasalnya, sebagaimana Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) Nomor 7 Tahun 2021, tentang panduan penyelengaraan sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah/2021 disaat pandemi Covid, pada  huruf E poin dua (dua) berbunyi “Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (Zona Merah dan Zona Oranye) agar dapat dilakukan dirumah masing-masing, sejalan dengan fatwa MUI dan ormas-ormas islam lainnya.

Kota kotamobagu sendiri terkait dengan Covid-19 ini, kabarnya masih dalam status zona oranye pada Minngu (9/05).

Ini disampaikan Kapolres Kotamobagu,  AKBP Prasetya Sejati SIK, melalui Kepala Satuan Intelkam Polres Kotamobagu, AKP Luther Tadung, Senin (10/05).

“Untuk mencegah terjadinya kontraproduktif atau menabrak surat edaran menteri agama nomor 7 tahun 2021, tentang panduan penyelengaraan sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah/2021 disaat pandemi covid, kami minta Satgas Covid-19 Kotamobagu menerbitkan surat edaran atau keputusan berdasarkan sebaran Covid-19 di Kota Kotamobagu,” kata Tadung.

Lanjutnya, surat edaran ini nantinya bisa menjadi jaminan pelaksanaan sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah di masji-masjid atau lapangan di Kota Kotamobagu.

“Sekaligus surat edaran ini sebagai bentuk jaminan pelaksanaan sholat ID di tempat terbuka atau lapangan di wilayah kota Kotamobagu,” ucap Tadung.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Kotamobagu, dr Tanti Korompot, ketika dikonfirmasi mediatotabuan.co mengatakan

“Sebenarnya Kota Kotamobagu secara De Facto sudah kuning. Cuman untuk kemarin hingga tadi siang itu bekum ada, jadi kita masih was-was. Tapi alhamdulillah malam ini sduah ada keluar datanya dari pusat  bahwa kita sudah masuk resiko renda berarti kita sudah kuning tampa harus meminta surat edaran,” tutur dr Tanti.

 

Tim Mt.co 

Comment