oleh

Pemerintah Desa Bulud Aktif Sosialisasi PPKM dan Penyemprotan Desinfektan

mediatotabuan.co, Bolmong — Desa Bulud, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), aktif sosialisasi pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Buktinya, pemerintah setempat bagi-bagi masker dan penyemprotan desinfektan, Rabu (26/05).

Dimasa pandemi Covid-19, pemerintah Desa Bulud adalah salah satu desa yang sangat aktif dalam penganganan pemutusan mata rantai penyebaran Corona.

Kegiatan sosialisasi akan bahaya pandemi ini terus digaungkan dibarengi dengan aksi sosial seperti bagi-bagi masker. Pun, strilisasi di fasilitas umum dengan penyemprotan desinfektan masih dilakukan.

“Kami lakukan untuk kesehatan bersama, pemerintah, perangkat, Linmas dan masyarakat akan berupaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19,” kata Sangadi (kepala desa) Bulud, Nurhadin Mokodongan.

Pantauan, sangadi bersama aparat dan Linmas melakukan penyemprotan di sejumlah fasilitas umum, diantaranya balai desa dan rumah ibadah. Nampak, sejumlah petugas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap melakukan penyemprotan desinfektan.

Menurut Nurhadin, sampai saat ini dia sendiri masih selalu menggunakan masker, apalagi saat keluar rumah. Belum bisa abai karena pandemi masih ada, jangan sampai terpapar dengan virus mematikan tersebut.

“Kita harus menjadi contoh bagaimana menjaga diri kita sendiri, baru keluarga kemudian lingkungan sekitar dan masyarakat luas,” kata Nurhadin.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, mengikuti imbauan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), karena itu sebetulnya adalah kebiasaan hidup sehat dan tidak terlalu berat dilakukan setiap saat.

“Dengan mematuhi protokol kesehatan maka kita sudah terlibat dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Nurhadin lagi.

Diketahui, selain pembagian masker dan penyemprotan desinfektan, pemerintah setempat juga mendampingi tim monitoring penyaluran material bangunan tahap I program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggunakan anggaran dari pusat (APBN).

Camat Passi Barat, Marif Mokodompit, mengapresiasi pemerintah dan masyarakat Desa Bulud yang masih sangat aktif dalam hal memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Memang kata Marif tidak gampang mengubah kebiasaan masyarakat saat pandemi ini, tapi bila terus dilaksanakan pasti akan ada dampaknya.

“Tugas pemerintah untuk sosialisasi PPKM, agar masyarakat bisa terbiasa dengan pola kehidupan baru dengan patuh protokol kesehatan selama pandemi Covid-19,” kata Marif, Rabu (26/05).

 

Penulis: Fahmi Gobel

Komentar