Usia Dua Tahun, Ini Salah Satu Prestasi DPRD Kotamobagu

p

Manager sepak bola ABG Squad ini menjelaskan, ada dua Ranperda inisiatif DPRD yakni Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, dan Pendirian Pengawasan Menara Telekomunikasi yang saat ini tinggal pada agenda konsultasi publik.

“Satu Ranperda yakni Pemekaran Kelurahan Gogagoman menunggu judicial review ke Mahkamah Agung (MA). Kemudian, satu Ranperda masih inisiatif DPRD, tinggal finalisasi, nanti dilanjutkan konsul publik,” jelasnya.

“Empat Ranperda inisiatif DPRD lain, yakni Ulang Tahun Kotamobagu, Penanganan Wabah, Pemukiman Kumuh, dan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kita targetkan rampung pembahasan tahun ini,” ujarnya.

Sementara Ranperda Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pilsang yang usul Pemkot masih akan dilakukan review atas catatan Biro Hukum. Namun kami harapkan selesai juga tahun 2021 ini.

“Kesimpulannya, selang dua tahun, Insyaa Allah, empat yang sudah jadi Perda. Jumlah ini mendekati total Perda inisiatif DPRD periode  2009-2014 yang hanya menghasilkan lima Perda inisiatif dan 23 persen dari total inisiatif DPRD periode 2009-2014, yang mencapai 17 Perda inisiatif,” jelasnya lagi.

Dengan progress tujuh Ranperda lain yang sudah disebutkan sebelumnya yang mendekati ujung mekanisme di tingkat DPRD, diharapkan pada tahun 2022 atau tahun ketiga, bisa 10 hingga 11 Ranperda menjadi Perda inisiatif DPRD, yang jika dibandingkan dengan periode 2009-2014, sekitar 71-78 persen dari capaian periode lalu.

“Kendati demikian, saya merasa bahwa sesungguhnya itu masih kurang. Apapun alasannya: soal teknis, Pandemi, dan sebagainya. Segala kekurangan menjadi tanggubgjawab saya sebagai penanggungjawab penuntasan Ranperda dan saya siap dievaluasi kapan saja oleh pimpinan DPRD,” kata Begie Gobel.

Sementara itu, Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag mengatakan, selaku wakil rakyat, dirinya bersama-sama dengan rekan-rekan anggota DPRD Kotamobagu lainnya, akan terus berupaya melakukan yang terbaik bagi warga dan daerah Kota Kotamobagu.

Bahkan kata politisi PDIP Kotamobagu ini, DPRD Kota Kotamobagu, menjadi salah satu corong bagi DPRD daerah lain karena dianggap mampu melahirkan ide dan gagasan bagi warga dan Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Daerah lain banyak yang datang ke DPRD Kotamobagu, untuk mencari tahu bagaimana cara kami di sini menjadi jembatan bagi kepentingan rakyat dan pemerintah,” tutur Meiddy.

Penulis: Gito Simbala

Comment