Pj Bupati Bolmong Hadiri Penilaian Lomba Desa, Jusnan Sebut Ini Menjadi Kebanggan

mediatotabuan.co, Bolmong – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dr Jusnan Mokoginta MARS, menghadiri penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tongkat Provinsi Sulaawesi Utara (Sulut) di Desa Doloduo 2, Kecamatan Dumoga Barat, Rabu (05/06/2024).

Diketahui, Desa Doloduo 2, Kecamatan Dumoga Barat ini, merupakan desa di Kabupaten Bolmong, yang menjadi salah satu desa di Sulut dalam Lomba Desa.

Kehadiran dr Jusnan Mokoginta tersebut, merupakan dukungannya kepada Pemerintah dan Masyarakat Desa Doloduo dalam rangka mengikuti Perlombaan Desa Tingkat Provinsi Sulut.

Sedangkan dalam agenda tersebut, tim penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulut di Desa Doloduo 2 ini, dipimpin Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) Provinsi Sulut, Marselino J Lomban MSi.

Dalam sambutannya, dr Jusnan Mokoginta menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai Lomda Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulut di Kabupaten Bolmong.

Bahkan, dr Jusnan dalam kesempatan itu, menyatakan jika Desa Doloduo 2 tersebut keluar sebagai pemenang Lomba Desa tersebut, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, tidak akan segan-segan memerikan dukugan penuh pada Lomba Tingkat Nasional nanti.

“Apabila Desa Doloduo II berhasil menjadi juara dalam lomba desa tingkat provinsi se-Sulut ini, maka Pemda Bolmong akan memberikan support penuh menuju ke tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut Sekrearis Daerah (Sekda) Bolmong Utara ini, dengan masuknya Desa Doloduo 2 sebagai nominasi pada Lomba Desa Tingikat Provinsi Sulut ini, menjadi salah satu kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolmong.

“Tentu ini merupakan kebanggan bagi kita semua dan kita akan suport penuh, dengan harapan Desa Doloduo 2 menjadi role model bagi desa – desa yang ada di Bolmong,” ucapnya dihadapan Tim penilai Provinsi.

Memang kata Jusnan, Desa Doloduo 2 ini sudah yang kedua kalinya mengikuti Lomba Desa Kelurahan dan tahun kemarin mendapat juara 1 tingkat Provinsi. “Dokumen administrasi penunjang akan kita percepat termasuk Ijin produk UMKM, HAKI dans sebagainya,” ujar Jusnan.

Sementara itu, Kepala DPMD Sulut Darwin Muchsin MM yang diwakili Sekretaris PMD Marselino J Lomban, M.Si menyampaikan ucapan selamat kepada pemdes Doloduo II yang mewakili Bolmong Diajang lomba Desa/Kelurahan tingkat Provinsi.

Lomba Desa dan Kelurahan ini kata dia, mengacu pada Permendagri nomor 81 tahun 2015, selain itu, kegiatan ini merupakan agenda tetap setiap tahun yang dilaksanakan secara berjenjang.

Menurutnya, meski ada ribuan Desa dan kelurahan di Sulut, namun yang dapat diusulkan dalam lomba desa ini ada 2 dari tiga kriteria, pertama Desa kelurahan cepat berkembang dan Desa Kelurahan berkembang.

“Ada 3 aspek yang menjadi penilaian kami, yakni Bidang pemerintahan, Bidang Kewilayahan dan kemasyarakatan yang kemudian dijabarkan dalam 19 aspek,” ujar Marcelino.

Sementara, makna penting dalam kompetisi ini adalah menjadi yang terbaik apalagi sudah pada tingkat provinsi, dimana Desa Doloduo II harus bersaing dengan 1507 desa dan 332 Kelurahan se Sulut.

Meski demikian kata dia, esensi lomba ini bukan pada tataran menang atau kalah namun agar kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan masing masing, karena aspek aspek yang dinilai bersifat dinamis.

Sebab itu dirinya mengajak kita semua untuk menjadikan Lomba ini sebagai unsur pembelajaran bagi kita semua dalam suasana yang membanggakan dan hendaknya dapat belajar dari kelebihan dan kekurangan dari desa kelurahan lainnya.

“Saya juga menyampaikan pesan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, yang memberikan ucapan selamat kepada desa Doloduo 2 yang telah berhasil meraih juara 1 pada lomba desa tingkat kabupaten Bolmong, dengan harapan menjadikan peristiwa ini sebagai langkah awal pengabdian kepada masyarakat, nusa dan bangsa,” ucapnya.

Sekadar informasi, hadir dalam kegiatan tersebut, Rombongan Tim penilai Provinsi, Unsur Forkopimda Bolmong, Ketua DPRD Welty Komaling, SE, MM Sekda Bolmong Abdullah Mokoginta SH, M.Si, kepala OPD se-Bolmong, camat, kepala desa, serta unsur Forkopimda Bolmong.

Penulis: */Gito Simbala

Comment