KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kembali sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, di Desa Kobo Kecil, Kamis (13/11/2025).
Hadir Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, Ariel Pasangkin dan Staf Khusus Wali Kota bidang Pemberdayaan dan perlindungan anak Devita A. Djunaidi SPd MPd sebagai Narasumber.
Ariel Pasangkin siap berkolaborasi dalam langkah pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak. Ia juga paparkan persoalan hukumnya.
“Upaya pencegahan kekerasan terhadap anak harus dilakukan secara terpadu, melibatkan semua pihak mulai dari keluarga, sekolah, hingga aparat penegak hukum,” ujar Ariel.
Sementara itu, Devita menyampaikan sosialisasi ini bukan hanya pada tingkat kecamatan tapi bisa menjangkau unit terkecil Desa Kelurahan dan sekolah agar bisa berjalan maksimal.
Baca Juga: Belajar Memahami Anak, Curhatan di Balik Sosialisasi DP3A Kotamobagu
“Data yang paling besar kasus kekerasan terhadap anak baik itu fisik, seksual dan mental itu kebanyakan laporan itu dari guru dan delapan puluh persen terjadi di sekolah,” ungkap Devita.
Kasus bervariasi baik itu terjadi dari guru ke siswa dan ada juga dari siswa ke siswa dan ini sekolah menengah atas.
Saridah Mokoginta, Kepala DP3A mengatakan sosialisasi kepada masyarakat agar pemahaman terhadap pencegahan kekerasan dan pemenuhan hak anak bisa segera teratasi.
“Tujuan peserta dari desa kelurahan, sekolah, tokoh agama, sangadi lurah se wilayah kotamobagu timur,” jelas Saridah.
Ia juga sangat mengkhawatirkan cyber bullying yang banyak terjadi berseliweran di media sosial. Ada konten bullying terhadap seseorang untuk mengejar monetisasi.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya beberapa stakeholder akan membawa visi misi wali kota. Insya allah 2026 ada penyediaan regulasi dan punishment,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Camat Kotamobagu Timur, Kori Manoppo, para lurah dan Sangadi, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta organisasi pemerhati anak serta perwakilan Siswa SMP dan SD.***






Comment