oleh

Penertiban Pasar Serasi Kotamobagu Ricuh, Oknum Pol-PP Babak Belur

Mediatotabuan.co, Kotamobagu – Penutupan jam oprasional Pasar Serasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, berakhir ricuh.

Bahkan, salah satu oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kotamobagu, babak belur dihajar oknum pedagang.

“Bogem mentah”, saat mendarat di wajah personil Satpol-PP Kotamobagu. (Foto: Tangkapan Layar)

Saat dikonfirmasi, Kasi Oprasional dan Penertiban Satpol-PP, Dinas Satpol-PP dan Damkar Kota kotamobagu, Rio Lasabuda, membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadian tersebut terjadi Kamis (7/5), sekitar pukul 13.00 Wita, dimana personil Pol-PP yang sedang menjalankan tugas berinisial WM alias Wili, menjadi korban pemukulan,” kata Rio, saat dikonfirmasi via seluler, Kamis malam.

Rio mengatakan, oprasi penutupan jam oprasional pasar di Kota Kotamobagu pada pukul 13.00 Wita tersebut, sudah sesuai dengan himbauan Pemkot Kotamobagu, terkait antisipasi peyebaran Covid-19 di Kota Kotamobagu.

“Dimasa pandemik Covid-19 ini, jam oprasional pasar berlaku mulai pukul 05.00 Wita sampai 13.00 Wita. Artinya aktivitas jual beli di pasar hanya sampai pukul 13.00 Wita,” katanya lagi.

BACA JUGA:

 

Rio menuturkan saat pihak Satpol-PP mulai melakukan himbauan dilanjutkan dengan penertiban aktivitas di Pasar Serasi. Tak terima sejumlah pedagang melakukan aksi protes.

“Kami sudah beberapa kali melakukan himbauan kepada seluruh pedagang sekitar untuk mematuhi jam oprasi pasar, sesuai edaran pemerintah Kota Kotamobagu,” tuturnya.

“Sempat terjadi adu mulut antara personil dengan pedagang. Tiba-tiba oknum pedagang malakukan pemukulan dengan melayangkan bogem mentah ke salah satu wajah personil Satpol-PP,” tambahnya.

Pemukulan ini pun langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian.

“Korban langsung melapokan kejadian ini ke pihak berwajib dan telah dilakukan visum,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar Kota kotamobagu, Sahaya Mokoginta, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, untuk kerjasamanya dalam melawan penyebaran Covid-19 ini.

“Saya mohon dukungan seluruh masyarakat dalam tugas kemanusiaan ini,” kata Sahaya.

Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“Jangan sampai terulang, kami Satpol-PP akan tetap melaksanakan tugas dangang tegas terkait upaya pencegahan Covid-19 ini,” harapnya.

(Tim Mt.co)

Komentar